Cara Menjauhkan Diri dari Teman Anda

Cara Menjauhkan Diri dari Teman Anda

Cara Menjauhkan Diri dari Teman Anda.Sedih rasanya jika dua orang yang sudah berteman akrab harus memutuskan persahabatan mereka. Bahkan lebih sedih lagi jika sampai ada yang harus mengatakan bahwa persahabatan yang selama ini terjalin sudah berakhir. Meskipun ini bukanlah hal yang mudah, Anda dapat melakukannya jika memang ada alasan kuat mengapa sampai Anda harus mengambil keputusan ini. Jika Anda tetap memegang teguh pendirian Anda dan bersikap jujur tentang apa yang menyebabkan persahabatan ini tidak bisa dipertahankan lagi, Anda dapat menemukan cara untuk mengakhirinya dengan sikap yang menghargai diri sendiri. yang telah kita rangkum dalam istanbuldasanat

yang disupport oleh IDN Poker777

Bersikap Jujur kepada Teman Anda

 

Gambar berjudul Ditch Your Friends Step 1

Yakinkan diri Anda mengapa persahabatan ini tidak lagi membawa kebaikan untuk Anda.

 Sebelum Anda mengambil keputusan untuk menjauhkan diri dari seseorang dalam kehidupan Anda, yakinkan diri dulu bahwa Anda melakukannya dengan alasan yang tepat. Mungkin kondisi Anda sedang stres? Atau mereka yang sedang stres? Jika keadaannya demikian, mungkin belum saatnya mengambil keputusan ini. Namun jika kondisi ini sudah berlangsung lama dan Anda tidak lagi merasa nyaman berada di dekat teman Anda, mungkin ini keputusan yang tepat. Hidup ini terlalu singkat untuk dijalani bersama orang-orang yang membuat kita tidak bisa merasakan yang terbaik.

  • Mengetahui dengan tepat apa sebabnya Anda ingin mengakhiri persahabatan dapat membantu Anda menjelaskan kepada teman atau teman-teman Anda mengapa keputusan ini harus diambil. Jika keyakinan Anda kuat, mereka tidak bisa menentang dan menjadi marah karenanya.
  • Pastikan Anda melakukan hal ini bukan karena keinginan sesaat atau sedang marah. Jika Anda ingin mengakhiri persahabatan secara impulsif, tunda dulu membuat keputusan sampai hari berikutnya. Jika keesokan harinya Anda masih merasakan hal yang sama, keputusan ini bisa Anda laksanakan.

Temui teman Anda secara pribadi dan sampaikan keputusan Anda.

Pada awalnya, mungkin akan sulit untuk menjelaskan apa sebenarnya yang Anda rasakan sampai situasinya seperti ini, tetapi dalam jangka panjang ini akan menjadi cara yang terbaik dan dapat membebaskan Anda dari kesulitan karena mengakhiri persahabatan dengan cara lain. Mulailah membahas topik ini dengan teman Anda secara baik-baik. Berusahalah untuk tidak mempersalahkan atau menyampaikan bahwa teman Anda mempunyai sifat buruk yang tidak bisa lagi Anda terima. Anda sendiri juga mempunyai andil dalam hal ini.

  • Contohnya, Anda bisa saja mengatakan, “Aku tidak tahu apa yang kamu rasakan dan aku ingin mendengar pendapatmu. Tetapi mengertilah bahwa aku merasa persahabatan sudah kita tidak terasa menyenangkan lagi. Sering kali aku merasa kita sudah tidak akrab, bertengkar terus, saling menjatuhkan, dll. dan meskipun aku sudah memikirkannya baik-baik tentang keadaan ini, rasanya aku tidak bisa memperbaikinya lagi. Lebih baik kita tidak sering-sering bertemu lagi dan saling jujur tentang apa yang terjadi dengan persahabatan kita.”

Tetaplah bersikap objektif dan tidak menyalahkan.

Ketahuilah bahwa pada saat Anda menyampaikan alasan untuk mengakhiri persahabatan, berikanlah alasan yang paling objektif dan tidak menyalahkan siapa pun. Alasan yang menyerang sifat atau tindakan orang lain akan memancing teman Anda untuk mengatakan bahwa ia akan berusaha menjadi teman yang lebih baik, atau yang lainnya sehingga Anda akan kesulitan karena memberikan argumen yang tidak bisa diterima. Fokuslah pada diri Anda dan apa yang Anda rasakan sebab ini adalah sesuatu yang tidak dapat mereka ubah.

  • Untuk menghindari tanggapan yang menyerang, berusahalah memberikan alasan yang kuat dan tidak menghakimi. Anda harus tetap bisa menjadi orang yang bijaksana dalam situasi seperti ini.
  • Jangan mengatakan hal-hal negatif tentang sifat teman Anda sebab ia akan berusaha mempertahankan diri dan membuat Anda terkesan jahat dan picik. Jika Anda bersikap seperti ini, mungkin Anda harus “memperbaiki” kelakuan Anda yang tidak menyenangkan ini dan akan butuh waktu berbulan-bulan sampai Anda merasa siap untuk mengakhiri persahabatan.

Berusahalah untuk fokus pada fakta, bukan pendapat dan perasaan Anda sendiri.

Berusahalah mengkritisi apa yang Anda rasakan tentang persahabatan ini dan bukannya membahas kebiasaan-kebiasaan teman Anda yang menjengkelkan. Jangan membuatnya merasa diserang sebab cara ini tidak akan membawa kebaikan (apalagi jika Anda berdua mempunyai teman yang sama.)

  • Sadarilah bahwa apa pun yang Anda katakan mungkin hanya akan ditafsirkan secara negatif. Ini adalah hal yang manusiawi dan merupakan cara mengatasi rasa sakit. Oleh karena itu, sampaikan penjelasan Anda secara singkat, ramah, dan jelas.

Bersiaplah untuk mendengarkan apa yang ingin disampaikan oleh teman Anda.

Ini tidak berarti bahwa Anda bersikap “mengalah” pada pendapat teman Anda sehingga semuanya akan tetap baik-baik saja, tetapi ini adalah tentang bersikap sopan dengan menunjukkan bahwa Anda mau mendengar. Anda dapat meringkas apa yang Anda pahami dari penjelasan teman Anda dan tetap merasa semuanya sudah berakhir.

  • Percakapan ini mungkin akan membuat teman Anda merasa sedih, terluka dan bahkan marah. Bersiaplah menerimanya tetapi jangan menjadikannya sebagai alasan untuk mengganggap bahwa masalah ini sudah tidak ada lagi.
Comments are closed.